Sejarah Algoritma
Algoritma berasal dari kata “ Algorism” atau “Algorithm” yang artinya adalah perhitungan dalam angka arab. Kata Algorism tersebut diambil dari nama penulis buku Arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Al Jabar Wal-Muqabala yang artinya “Buku Pemugaran dan Pengurangan” (The Book of Restoration and Reduction) sekitar tahun 825 M. Dari buku itu juga didapat akar kata “Aljabar (Algebra)”.
Lambat laun kata Algorithm berangsur – angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata Algorithm diserap sebagai Algoritma.Definisi Algoritma
Algoritma adalah urutan langkah – langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis.
Kata logis merupakan kata kunci dalam Algoritma. Langkah – langkah dalam Algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar.
Mekanisme Pelaksanaan AlgoritmaMelaksanakan algoritma berarti mengerjakan langkah – langkah di dalam Algoritma tersebut. Pemroses mengerjakan proses sesuai dengan Algoritma yang diberikan kepadanya. Sebagai contoh ; para Pianis memainkan lagu berdasarkan papan not balok. Karena itu Algoritma harus dinyatakan dalam bentuk yang dimengerti oleh pemroses. Untuk itu pemroses harus mengerti setiap langkah dalam Algoritma dan mengerjakan operasi yang bersesuaian dengan langkah tersebut.
Di dalam pelaksanaan Algoritma, kita diajari untuk belajar memprogram bukan untuk belajar bahasa pemrograman. Belajar memprogram berarti belajar tentang strategi pemecahan masalah, metodologi dan sistematika pemecahan masalah kemudian menuliskannya dalam notasi yang disepakati bersama untuk mendapatkan sebuah rancangan program yang bersifat metodologis dan sistematis serta dapat dieksekusi oleh mesin.
Contoh :
Mencari akar bulat positif dari bilangan bulat (integer) positif a :
1) Masukkan bilangan bulat positif a,
2) Berikan harga awal x sama dengan 1,
3) Hitung y sebesar x * x,
4) Jika y sama dengan a maka cetak x sebagai akar dari a, selesai
5) Jika y tidak sama dengan a maka Tambah nilai x dengan 1,
6) Pergilah ke langkah nomor 3.
Ciri – ciri Algoritma Pemrograman yang baik :
1) Mempunyai logika perhitungan / metode yang tepat dalam memecahkan masalah.
2) Menghasilkan output yang tepat dan benar.
3) Ditulis dengan bahasa yang standar secara sistematis dan tidak menimbulkan arti yang ganda.
4) Ditulis dengan format yang mudah dipahami dan diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman.
5) Semua operasi yang dibutuhkan tedefinisi dengan jelas.
6) Semua proses harus selalu berakhir setelah sejumlah langkah dilakukan.
Session_2 :
F L O W C H A R T
I. FLOWCHART merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan symbol. Dengan demikian setiap symbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan antara proses digambarkan dengan garis penghubung.
Dua macam flowchart yang menggambarkan proses dengan komputer, yaitu:
1. System Flowchart :
Bagan yang memperlihatkan urutan prosedur dan proses dari beberapa file dalam media tertentu.System flowchart menggambarkan :
1. Hubungan antar suatu file dengan file lainnya
2. Media yang dipakai untuk setiap file
2. Program Flowchart :
Bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan proses dalam suatu program.
FLOWCHART (Diagram Alur)merupakan :
=> Langkah awal pembuatan program
=> Urutan proses di program menjadi lebih jelas
II. Kaidah-kaidah Umum Pembuatan Flowchart
Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan yang lainnya.
Namun secara garis besar setiap pengolahan selalu terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:
Related Posts :
- Back to Home »
- Lab. Algoritma dan Pemrograman »
- ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

Posting Komentar